Sabtu, 27 April 2019

Cara Cepat dan Mudah Untuk Bersih-Bersih Rumah

Cara Cepat dan Mudah Untuk Bersih-Bersih Rumah

Sulit dipungkiri, terkadang kita sangat malas untuk membersihkan rumah. Di sisi lain, Anda juga beberapa kali tidak mempunyai waktu yang cukup untuk membereskan hunian karena kesibukan yang tak bisa ditawar.

Anda juga sering berpikir bawah bersih-bersih membutuhkan banyak waktu dan menguras energi, hingga malas untuk melakukannya. Fimela.com melansir purewow.com, pemikiran tersebut sebenarnya bermasalah dan menjadi penghalang bagi produktivitas.

Menurut Gretchen Rubin, seorang penulis buku, kunci yang efektif untuk melakukan bersih-bersih rumah adalah tidak melihat aktivitas tersebut sebagai sesuatu yang besar dan rumit.

Anda dapat membagi aktivitas bersih-bersih dalam beberapa waktu. Para ahli menyarankan melakukan tugas rumah apa pun yang dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu menit tanpa penundaan.

Cara Bersih-Bersih Rumah Mudah

Beberapa tugas tersebut meliputi menggantung mantel, membaca surat, memasukkan dokumen ke dalam tempat file, membuang pena yang sudah tidak berfungsi, meletakkan pasta gigi di dalam lemari atau sekedar menutup pintu.

Cara tersebut akan membantu Anda mengubah pandangan mengenai aktivitas bersih-bersih rumah, sehingga tidak lagi menjadi beban dan melakukannya dengan penuh semangat.

Fitur Baru Google untuk Mudahkan Pekerja Kantoran

Fitur Baru Google untuk Mudahkan Pekerja Kantoran

Dengan perkembangan zaman dimana semua serba terkoneksi, semua aktifitas--bekerja, bermain gim, atau mengerjakan tugas kuliah-terasa lebih mudah.

Saat ini, bekerja dari jarak jauh--secara remote--menjadi sesuatu yang umum. Berkaca dari semakin besarnya kebutuhan tersebut, Google bakal memperkenalkan fitur baru bagi pengguna yang lebih memilih bekerja dari rumah.

Dilansir Ubergizmo, Sabtu (27/04/2019), perusahaan asal Amerika Serikat ini mengumumkan filter baru yang memungkinkan pengguna mencari pekerjaan dengan kriteria dapat dikerjakan dari rumah atau tanpa kantor.

"Kini, kamu bisa mencari pekerjaan yang cocok dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki, seperti "customer support jobs" dan menyaring lokasi kamu untuk "bekerja dari rumah" untuk melihat daftar pekerjaan yang relevan dan cocok dengan kriteriamu," tulis Google.

Selain fitur baru ini, Google juga mengumumkan bekerja sama dengan berbagai situs lowongan kerja yang berspesialisasi untuk membantu para pencari kerja yang mengizinkan mereka kerja dari jarak jauh.

Tentu saja, kamu berhasil atau tidak mendapatkan pekerjaan seperti itu tergantung pada diri sendiri. Setidaknya, kini kamu akan lebih mudah untuk mencari posisi seperti itu kedepannya.

Ketik Thanos di Google Search

Bertepatan dengan penayangan Avengers: Endgame di berbagai negara di dunia, Google turut meriahkan film terbaru milik Marvel dengan cara unik.

Coba kamu ketikkan nama "Thanos" (tanpa tanda kutip) ke kolom Google Search, lalu klik ikon Infinity Gauntlet di kolom kanan.

Apa yang terjadi? Saat diklik, kamu akan mengaktifkan kekuatan lima Infinity Stones yang bakal menghapus (decimation) hasil pencarian di layar Google menjadi debu (persis seperti di dalam film Infinity Wars).

Tak hanya itu, Google juga menyertakan informasi jumlah search yang berkurang akibat tindakan kamu mengklik Infinity Gauntlet.

Jika dilihat, angka pencarian yang awalnya 91.900.000 berkurang setengahnya menjadi 45.950.000. Sangat menarik!

Untuk mengembalikan ke keadaan semula, kamu hanya perlu mengklik Infinity Gauntlet lagi di laman utama Google. 

Bukan Easter Egg Pertama Google

Sebagai informasi, ini bukan kali pertama Google menyertakan fitur rahasia ke dalam hasil pencariannya.

Sebelumnya, Google menyertakan sebuah fitur menarik bilamana ada pengguna yang mengetikkan kata "askew", "anagram", atau "do a barrel roll" di laman pencarian.

Pesona Sejarah, Budaya, dan Religi di Bitung

Pesona Sejarah, Budaya, dan Religi di Bitung

Bitung di Sulawesi Utara tak hanya memiliki pesona pantai dan lautnya yang indah, tapi juga sejarah, budaya, dan religinya pun menarik. Hal itu tak lepas dari keberadaan masyarakatnya yang majemuk.

Berikut beberapa destinasi wisata lain di Bitung yang sayang jika dilewatkan berdasarkan buku Bitung Bahari Berseri karya Max Lomban.

Monumen Tugu Trikora

Berada di kelurahan Batulubang, tugu ini dibangun pada akhir 1980-an. Pembangunan itu merupakan inisiatif pemerintah daerah masa pemerintahan walikota SH Sarundajang untuk mengenang peristiwa bersejarah ketika Indonesia ingin merebut Irian Barat dari penjajahan Belanda.

Alasan dibangun di Bitung karena pada saat itu TNI menjadikan pelabuhan Bitung sebagai lokasi pendaratan pertama. Selain itu, menjadikan tempat ini sebagai basis pasokan air dan logistik sebelum menjalankan lokasi pembebasan di Irian Barat.

Tugu Jepang

Tempat ini berada di wilayah Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari. Lokasi ini cukup mudah dijangkau. Tugu ini didirikan atas kerja sama pemerintah Jepang dan pemerintah Sulawesi Utara dan Kota Bitung.

Tugu yang berbentuk monumen batu yang mengerucut ini sebagai bentuk untuk mengenang tewasnya tentara Jepang di Bitung saat Perang Dunia II.

Monumen Yesus Menyambut

Monumen ini termasuk obyek wisata rohani yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara. Tinggi patung ini mencapai 35 meter bahkan lebih tinggi dari patung Yesus Penebus di Rio de Janeiro di Brasil yang hanya mencapai 30 meter dan patung Yesus Raja di Polandia yang hanya 32 meter.

Mata Aer Prang

Lokasinya cukup jauh dari terisolasi dari pusat kota. Berada di pesisir pantai di Kasawari, Kecamatan Aertembaga. Situs sejarah ini berupa mata air yang cukup jernih dan masih digunakan sampai saat ini.

Berdasarkan sejarah, pada Perang Dunia II zaman pendudukan Jepang, kapal-kapal Jepang selalu mengadakan pengisian air di tempat ini. Karena digunakan oleh kapal perang untuk keperluan berperang, maka mataair ini pun dinamakan Mata Aer Prang (Mata Air Perang).

Kapal Karam Jepang

Lokasinya berada di perairan Selat Lembeh, terdapat dua bangkai kapal yang karam di masa Perang Dunia II. Kapal ini terperangkap oleh patroli pasukan sekutu, diserang, kemudian ditenggelamkan.

Hal yang harus dilakukan, Jika Terjadi Kebakaran di Gedung Bertingkat

Hal yang harus dilakukan, Jika Terjadi Kebakaran di Gedung Bertingkat

Setiap pengelola gedung bertingkat seharusnya memiliki persiapan untuk menghadapi bencana kebakaran yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu. 

Persiapan tersebut menyangkut pembentukan tim penanganan dan ketersediaan peralatan standar yang bisa berfungsi dengan baik saat dibutuhkan. K

epala Peleton Grup A Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Suku Dinas Jakarta Selatan Sri Widodo mengatakan, setiap gedung bertingkat harus memiliki tim manajemen keselamatan kebakaran gedung (MKKG). 

“Tiap gedung bertingkat wajib membentuk MKKG. Tim ini bertugas mengevakuasi, memadamkan kebakaran, dan mengatur semua penghuni gedung di titik kumpul yang sudah ditentukan,” ujar Widodo.

Saat terjadi kebakaran, lanjutnya, masing-masing tim itu melakukan tugasnya sesuai prosedur operasional standar (SOP) yang telah ditentukan dan dibantu oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran di wilayahnya. 

Dalam mengevakuasi para penghuni di suatu gedung, tim evakuasi harus menggunakan tangga darurat yang ada dan nantinya mereka dikumpulkan di satu titik kumpul (assembly point) yang ada di ruang terbuka di luar gedung. 

“Biasanya gedung-gedung tinggi punya dua tangga, di wing kanan dan kiri. Tim evakuasi harus mengatur sesuai SOP. Mereka harus menggunakan tangga darurat untuk berkumpul di assembly point,” ucap Widodo.

Kemudian, tim pemadam kebakaran bertugas memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) atau fire extinguisher dan hidran. 

Selagi tim memadamkan api, pengelola gedung harus memberi kabar kepada Dinas Penanggulangan Kebakaran setempat agar bisa membantu pemadaman api dengan kemampuan dan peralatan yang lebih memadai. 

“Harus ada orang yang kasih tahu Dinas Penanggulangan Kebakaran. Lalu tim akan datang untuk memadamkan api,” imbuhnya. 

Di setiap gedung harus tersedia peralatan standar untuk melindungi bangunan itu agar kebakaran tidak semakin membesar. 

Peralatan itu adalah APAR, hidran, alarm, dan sprinkler. Mesti dipastikan pula semuanya itu dapat berfungsi dengan baik. 

“Untuk memproteksi kebakaran, harus disiapkan APAR, hidran, alarm, dan sprinkler. Semua itu harus bagus kondisinya, siap digunakan,” tegas Widodo. 

Simulasi pemadaman kebakaran dan evakuasi korban seharusnya diadakan di setiap gedung bertingkat paling tidak enam bulan sekali atau dua kali dalam setahun.

Hal itu perlu dilakukan agar pengelola selalu siap mengantisipasi dan mengatasi kebakaran yang mungkin terjadi. 

Cara Agar Mendapatkan Pekerjaan Impian

Cara Agar Mendapatkan Pekerjaan Impian

Bekerja di perusahaan impian tentu menjadi impian semua orang. Apalagi jika perusahaan impian Anda memberikan segala kriteria yang diinginkan seperti gaji besar, kejelasan jenjang karir, dan lingkungan kerja yang nyaman.

Namun, mencapai mimpi tersebut tidak semudah yang dibayangkan. Bagaimana jika perusahaan impian Anda sedang tidak membuka lowongan kerja? Jangan berputus asa dulu.

Menurut pendiri Business Network International Ivan Misner, sebuah bisnis yang sukses akan memiliki lowongan pekerjaan.

"Prosesnya memang membutuhkan waktu dan usaha namun tidak mustahil untuk dilakukan," sambungnya.

Mengutip Money Talks News, ini 6 kiat untuk memperoleh pekerjaan impian Anda meskipun perusahaan tersebut sedang tidak membuka lowongan.

1. Bersihkan Media Sosial

Baik Anda mencari pekerjaan dengan cara tradisional atau mencari posisi yang tidak diiklankan, ini tetap menjadi langkah penting.

Pastikan akun media sosial Anda bebas dari perilaku yang memberi kesan negatif. Periksa juga foto-foto yang di-tag pada Anda. Misner menambahkan, hindari adanya penggunaan kata kasar.

Akun media sosial penting karena akan memberikan gambaran singkat mengenai siapa diri Anda dan perilaku yang akan ditampilkan di tempat kerja.

2. Andalkan Jaringan

Departemen SDM atau bagian Human Resource (HR) mungkin terlihat menjadi tempat yang paling logis untuk memperkenalkan diri Anda kepada sebuah perusahaan. Namun, Misner menganjurkan untuk juga mencari alternatif lain.

"Bagian HR terus dibombardir dengan surat atau e-mail yang masuk," ujar Misner. 

Alih-alih mengajukan diri kepada bagian HRD, strategi lain yang lebih baik adalah dengan membangun jaringan dan koneksi secara personal dengan orang yang bekerja pada perusahaan itu.

Bahkan jika seseorang tersebut bekerja di departemen yang berbeda, dia tetap menjadi peluang untuk membuka jalan karier Anda menuju pekeraan impian.

3. Jangan Berhenti pada Satu Perusahaan atau Industri

Misner mengatakan jangan berasumsi seseorang tidak bisa membantu Anda apabila mereka bekerja pada perusahaan atau industri yang berbeda dari yang Anda sasar. Misner menjelaskan adanya 'angka Dunbar'.

Menurut antropolog Robin Dunbar, manusia dapat membina hingga 150 hubungan sosial yang stabil. Ini artinya, membangun jaringan dengan satu orang memiliki jangan yang jauh lebih luas.

"Saat saya berbicara dengan satu orang, saya sebenarnya berbicara dengan 150 orang lainnya, tutur Misner.

4. Hadiri Acara yang Dapat Memperluas Koneksi

Terkadang hubungan personal juga terbatas dan tidak selalu bisa membantu Anda. Menghadiri acara-acara pada industri terkait seperti konferensi atau pameran adalah cara lain untuk bertemu dengan individu-individu yang dapat membantu Anda.

Begitu bertemu dengan orang yang tepat, jangan langsung menjual diri Anda. Berikan pujian terlebih dahulu pada perusahaannya dan tanyakan apabila ia tahu bagaimana cara mendapat kerja di sana.

Kemudian dengarkan jawabannya. Pada tahap ini, kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya untuk menentukan langkah selanjutnya.

Cara Agar Sukses Berkarir Sesuai Usia

Cara Agar Sukses Berkarir Sesuai Usia

Perencanaan karier akan berbeda-beda tergantung usia. Prioritas bagi pekerja di usia 20 tahun pun pasti berbeda dengan yang berusia 40 atau 50 tahun.

Jack Ma pernah memberi nasihat karier bahwa pekerja umur 20-an tahun harus mencari bos yang mumpuni, lalu umur 30-an masih ada kesempatan untuk mencoba hal baru, hingga umur 50-an harus melatih generasi baru.

Senada dengan nasihat Jack Ma, para ahli karier dan kepemimpinan juga memberikan tips karier bagi tiap dekade kehidupan kita. Mulai dari usia eksplorasi hingga pensiun. Dilansir dari The Seattle Times, berikut tips karier berdasarkan tiap dekade di dunia bekerja.

Usia 20-an

1. Eksplorasi adalah kunci karena saat ini tanggung jawab keuangan dan keluarga masih belum terlalu substansial.

2. Tuai pengalaman di bidang yang dipilih. Minta jenis tugas yang berbeda dan minta bekerja dengan orang-orang yang berbeda. Dengan cara itu, kamu bisa menguji tipe posisi apa yang kamu inginkan.

3. Temukan mentor, belajar cara mengenali bos yang baik.

4. Temukan grup networking untuk mempelajari sektormu atau kepemimpinan pada umumnya.

Usia 30-an

1. Pelajari cara mengubah ritme kerja agar bisa meraih keseimbangan dalam kerja dan kehidupan.

2. Jangan takut mencari pekerjaan baru untuk peluang yang lebih baik atau lebih banyak gaji.

3. Pikirkan tujuan jangka panjang, ketahui apakah untuk meraihnya kamu butuh memperkuat pendidikan atau harus mengubah karier atau bos.

4. Berdayakan grup networking kamu secara personal dan LinkedIn. Minta anggota terpercaya untuk memberikan info terkini pada peluang kerja di organisasi mereka.

Usia 40-an dan awal 50-an

1. Evaluasi jenis pelatihan kepemimpinan atau pendidikan (seperti gelar master) yang kamu butuhkan untuk menunjang karier.

2. Tak apa untuk merasa sedih perihal karier yang kamu pilih tidak kejar.

3. Terkadang mengambil posisi lain yang gajinya sama di tempat kerja (disebut lateral move) bisa jadi adalah tantangan atau perubahan yang kamu butuhkan.

4. Jika kamu butuh mengganti kerja, pikirkan kemampuan apa yang kamu miliki agar kamu bisa jelaskan ke seorang job coach, itu agar kamu tahu bagaimana skill kamu bisa cocok ditempatkan pada sektor lain.

Penghujung 50-an dan 60-an

1. Pikirkan rencana keluar dari kariermu. Apakah kamu ingin terus berkarier dan pensiun sesuai jadwal, atau apakah kami ingin mencoba kerja sambilan sebelum pensiun sepenuhnya?

2. Evaluasi apakah menjadi mentor untuk orang lain akan menambah kepuasan pada karier.

3. Pikirkan apa yang ingin kamu capai sebelum pensiun, seperti proyek tertentu atau ingin menjadi sukarelawan di tempat kerja.

4. Evaluasi kondisi finansial untuk mengetahui apakah dapat pensiun pada level yang nyaman.

Tips Agar Cepat Mendapat Pekerjaan bagi Sarjana Baru

Tips Agar Cepat Mendapat Pekerjaan bagi Sarjana Baru

Setelah menyelesaikan pendidikan, fokus selanjutnya dalam hidup bagi sebagian orang tentu mencari pekerjaan. Di sinilah tantangannya. Sebab, mendapatkan pekerjaan itu bukanlah perkara mudah.

Bagi sebagian orang melamar pekerjaan mungkin terasa seperti kebanyakan permainan menunggu. Tetapi ada lebih banyak yang harus dilakukan daripada hanya mengirimkan aplikasi secara online, dan mengambil langkah-langkah tambahan akan memberi Anda hasil pencarian kerja yang lebih baik.

Dikutip dari CNBC Make It, Pakar Karier untuk TopResumed, Amanda Augustine, menyampaikan beberapa tips untuk para lulusan baru agar cepat mendapatkan pekerjaan:

1. Prioritaskan Koneksi Anda

Identifikasi siapa di jaringan Anda yang sudah mapan yang saat ini bekerja atau sebelumnya bekerja di bidang yang paling Anda minati. Augustine juga menyarankan agar selalu ada teman yang sangat sosial dalam benak Anda.

"Konektor alami ini dari jaringan pribadi Anda sering dapat memperkenalkan Anda kepada orang-orang yang relevan di luar lingkaran sosial Anda yang bisa berharga selama pencarian Anda," kata Augustine.

2. Manfaatkan Jaringan Almamater Anda

Alumnifire, platform jejaring alumni, menemukan bahwa 90 persen manajer perekrutan akan lebih suka mempekerjakan sesama alumni jika memungkinkan.

Untuk menemukan alumni yang bekerja di bidang target Anda, hadiri acara alumni di daerah Anda dan gunakan LinkedIn untuk menyaring hasil pencarian. Jika Anda menemukan alumni yang terhubung ke perusahaan atau industri tertentu yang Anda minati, dekati mereka dengan percaya diri. 

3. Bergabung dengan Organisasi
Merdeka.com - Di perguruan tinggi, kelompok sosial dan klub sering dibangun dalam kehidupan kampus, tetapi untuk terus menjalin pertemanan baru dan memperluas jaringan Anda setelah lulus, Augustine menyarankan menggunakan situs web seperti Direktori Asosiasi, VolunteerMatch, dan Meetup untuk menemukan orang-orang dengan minat yang sama.

"Semakin besar jaringan Anda, semakin mudah untuk menemukan dan terhubung dengan orang lain yang dapat membantu Anda mencapai tujuan pencarian kerja Anda," katanya.

Tips Meghindarkan Diri dari Toxic People di Kantor

Tips Meghindarkan Diri dari Toxic People di Kantor

Namanya juga lingkungan kerja dengan banyak orang di dalamnya. Pasti ada saja toxic people di kantor. Orang-orang seperti ini tak cuma bikin suasana kerja jadi tak nyaman. Kalau tak hati juga bisa menusuk dari belakang, bahkan sampai membahayakan karirmu.

Toxic people memang perlu dihindari sejak awal. Tetapi bagaimana caranya agar kita tidak perlu sering berurusan dengan mereka? Berikut ini beberapa tips yang bisa dicoba.

1. Datang tepat waktu

Ini adalah salah satu cara terbaik memulai hari dengan positif. Datang tepat waktu dan mulai mengerjakan tugas secara on time akan membuat waktumu lebih efisien. Tak ada waktu untuk berinteraksi dengan toxic people, karena dirimu dikejar hal yang lebih penting untuk dilakukan.

2. Hindari pergosipan

Ketika waktunya istirahat, jangan terlalu lama berkumpul dengan orang-orang yang sekiranya suka mengeluh, suka ngomongin jeleknya bos, mengomentari penampilan sesama partner kerja dan lain sebagainya. Daripada waktumu terbuang untuk mendengarkan racun, pamitlah dengan sopan dan kembalilah ke mejamu.

3. Kenali lebih dekat orang-orang yang netral

Jika bisa, berkumpullah dengan orang-orang yang baik, yang tidak macam-macam topik pembicaraannya dan bersikap apa adanya. Seringkali kamu akan bertemu tipe-tipe orang yang penuh gengsi, namun selama mereka tidak saling menjatuhkan satu sama lain, tetap bergaullah dengan mereka.

4. Jangan terlalu terikat

Ini adalah poin utama, karena teman kerja bisa jadi musuh di kala tertentu, maka jangan terlalu dekat dan terikat atau kelemahanmu bisa diungkap dan dijadikan senjata untuk menjatuhkanmu. Bukan bermaksud berpikiran buruk, hanya saja lebihlah berhati-hati.

5. Fokus dengan pekerjaan sendiri

Pasti sangat melelahkan dan menguras energi menghadapi pekerjaan yang tidak sesuai dengan hati, apalagi dengan lingkungan sosial yang tidak sehat. Jangan beradaptasi dengan hal ini, sebaliknya, cari dan temukan pekerjaan yang cocok dan tidak membuatmu tertekan menjalaninya. Lalu kerjakan dengan fokus, agar perhatianmu tidak teralihkan pada toxic people dan racun-racun yang mereka bawa.

Demikian sejumlah tips yang bisa diterapkan untuk menghindari toxic people di kantor. Stay positive at work.

Senin, 22 April 2019

Perkembangan Teknologi Telepon Seluler

Perkembangan Teknologi Telepon Seluler

Pengertian Telepon Seluler   

Adalah sistem komunikasi tanpa kabel (nirkabel) yang menggunakan jaringan pemancar dan penerima (transceiver) dengan sistem “sel”. Telepon seluler (ponsel) atau telepon genggam (telgam) atau handphone (HP) atau disebut pula adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).

Sejarah Telepon Seluler

Sejarah Perkembangan awal telepon

-          1871, Natonio Meucci mematenkan penemuannya yang disebut sound Telegraph. Penemuannya ini memungkinkan adanya komunikasi dalam bentuk suara antara dua orang dengan menggunakan perantara kabel.

-          1875, perusahaan telekomunikasi The Bell mendapatkan hak paten atas penemuan Meucci yang disebut transmitters and Receivers for Electric Telegraphs. Sistem ini menggunakan getaran multiple baja untuk memberikan jeda pada sirkuit.

-          1876, perusahaan Bell mematenkan Improvement in Telegraphy. Sistem ini memberikan metode untuk mentransmisikan suara secara telegraf.

-          1877, The Charles Williams Shop merupakan tempat dimana telepon pertama kali dibuat dengan pengawasan Watson, yang selanjutnya menjadi departemen riset dan pengembangan dari perusahaan telekomunikasi tersebut. Alexander Graham Bell terus memantau produktivitas perusahaan tersebut sehingga pada akhir tahun sebanyak tiga ratus telepon dapat digunakan. Perusahaan Bell juga telah mematenkan telepon electro-magnetic yang menggunakan magnet permanen, diafragma besi, dan dering panggilan.

-          1878, papan pengganti secara manual ditemukan sehingga memungkinkan banyak telepon terhubung melalui sebuah saluran pertukaran. dibawah kepemimpinan Theodore N. Vail, perusahaan Bell mempunyai 10.000 telepon yang dapat digunakan.

-          1880, sirkuit metalic pertama dipasang. Sirkuit ini merupakan perbaharuan dari sirkuit one-wire menjadi two-wire. Perbaharuan ini membantu mengurangi gangguan yang seringkali dirasakan dengan penggunaan jalur one-wire.

-          1891, telepon dengan nomor dial pertama kali digunakan. Telepon akan bekerja secara otomatis menghubungkan penelepon ke operator dengan cara menekan nomor dial berdasarkan instruksi.

Sejarah Telepon Seluler

-          1915, telepon dengan sistem wireless pertama kali digunakan. Sistem ini memudahkan pengguna telepon untuk saling berhubungan lintas negara.

-          1983, ponsel komersial pertama. Motorola Dyna TAC 8000x. Melakukan dan menerima panggilan.

-          1989, micro TAC 9800x. Lebih ringan.

-          1993, smartphone. IBM memperkenalkan ponsel cerdas yang diberi nama simon.

-          1996, layar display. Motorola star TAC.

-          1999, internet di ponsel.

-          2000a, tanpa antena.

-          2000b, fitur musik di ponsel.

-          2001, ponsel kamera.

-          2002,era blackberry.

-          2004, ponsel desain indah.

-          2006, ponsel dilengkapi wifi.

-          2007, revolusi Iphone.

-          2008, ponsel Android.

-          2009, layar definisi tinggi.

Sistem Kerja Jaringan Telepon Seluler

-   Suara dari pengirim diterima alat yang disebut mikrophone.

- Microphone mengubah gelombang suara menjadi gelombang sinyal listrik dan dipancarkan oleh ponsel ke BTS terdekat.

- Dari pusat telekomunikasi sinyal diteruskan ke BTS terdekat,kemudian di teruskan ke penerima.

-  Setelah sampai kepada penerima, maka sinyal tersebut diubah lagi menjadi gelombang suara oleh alat yang disebut speaker.

Generasi Telepon Seluler

Generasi 0

Sejarah penemuan telepon seluler tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan telepon seluler dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah. Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah regular pada semua mobil patroli dengan frekuensi 2 MHz. pada perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan ‘’frequency modulated ‘’(FM).

Tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang Motorola)mengembangkan portable Handie talkie SCR536, yang berarti sebuah alat komunikasi di medan perang saat perang dunia II. Masa ini merupakan generasi 0 telepon seluler atau 0-G, dimana telepon seluler mulai diperkenalkan.

Setelah mengeluarkan SCR536,kemudian pada tahun 1943 Galvin Manufactory Corporation mengeluarkan kembali partable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300 dengan model backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat sekitar 35 pon dan dapat bekerja secara efektif dalam jarak operasi 10 sampai 20 mil.

Sistem telepon seluler 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk menghubungkan telepon secara langsung pada PSTN landline. Kelemahan sistem ini adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha untuk mengganti sistem ini.

Generasi 0 diakhiri dengan penemuan konsep modern oleh insinyur-insinyur dari Bell Labs pada tahun 1947. Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai dasar telepon seluler. Namun, konsep ini baru dikembangkan pada 1960-an.

Generasi I

Telepon genggam generasi pertama disebut juga 1G. 1-G merupakan telepon genggam pertama yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973. Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah mengubah dunia selamanya. Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band 800 Mhz. Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telpon genggam.

Generasi II

Telepon genggam tahun 1996. Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital memperlengkapi telepon genggam dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS. Telepon seluler pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membayakan pengguna.

Generasi III

Ponsel 3-G. Generasi ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relatif lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini. Tapi yang menarik pada generasi ini adalah mulai dimasukkannya sistem operasi pada ponsel sehingga membuat fitur ponsel semakin lengkap bahkan mendekati fungsi PC. Sistem operasi yang digunakan antara lain Symbian, Android dan Windows Mobile.

Generasi IV

Generasi ini disebut juga Fourth Generation (4G). 4G merupakan sistem ponsel yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi nirkabel yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dan lain-lain. Sistem 4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan di mana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas untuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir, 4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing, online game, dan lain-lain.

Nyayu Yuliantari

Jurnalistik/4/C

UIN SGD Bandung

Perkembangan Teknologi Radio

Perkembangan Teknologi Radio

Pengertian Radio

Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).

Sejarah Perkembangan Radio

1.     Awal 1800-an secara terpisah Joseph Henry, profesor dari Pinceton University, dan fisikawan Inggris Michael Faraday mengembangkan teori induksi. Percobaan mereka terhadap elektromagnet membuktikan arus listrik di sebatang kawat dapat menimbulkan arus di batang kawat lain, meski keduanya tidak berhubungan.

2.    Dasar teori dari perambatan gelombang elektromagnetik pertama kali dijelaskan pada 1873 oleh James Clerk Maxwell dalam papernya di Royal Society mengenai teori dinamika medan elektromagnetik (bahasa Inggris: A dynamical theory of the electromagnetic field), berdasarkan hasil kerja penelitiannya tahun 1864. Fisikawan Inggris James Clerik Maxwell, berteori bahwa arus listrik dapat menciptakan medan magnet dan bahwa gelombang elektromagnet bergerak dengan kecepatan cahaya.

3.    Pada 1878 David E. Hughes adalah orang pertama yang mengirimkan dan menerima gelombang radio ketika dia menemukan bahwa keseimbangan induksinya menyebabkan gangguan ke telepon buatannya. Dia mendemonstrasikan penemuannya kepada Royal Society pada 1880 tapi hanya dibilang itu cuma merupakan induksi.

4.    Teori Maxwell itu belakangan dibuktikan kebenarannya oleh percobaan yang dilakukan fisikawan Jerman Heinrich Hertz, tahun 1880. Heinrich Rudolf Hertz yang, antara 1886 dan 1888, pertama kali membuktikan teori Maxwell melalui eksperimen, memperagakan bahwa radiasi radio memiliki seluruh properti gelombang (sekarang disebut gelombang Hertzian), dan menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat diformulasikan ke persamaan turunan partial disebut persamaan gelombang.

5.    Baru kemudian Guglielmo Marconi pada 1895, berhasil mengirim sinyal komunikasi radio dengan gelombang elektromagnet sejauh , 1,5 km. Tahun 1901, sinyal dari perangkat radio Marconi mampu melintasi Samudera Atlantik dari Inggris ke Newfoundland, Kanada dan dunia inovasi radio mencatat nama Guglielmo Marconi, sebagai penemu radio. 

6.    Namun dibalik semua ketenaran Marconi sebagai Penemu Radio, fisikawan kelahiran Kanada Reginald A. Fessenden-lah yang pertama kali mentransmisikan suara manusia via radio ketika pada 1906, ia berbica melalui radio dari Brant Rock, Massachusetts, AS, kepada kapal-kapal di lepas pantai Samudera Atlantik. Sejak itu radio terus berkembang makin sempurna, didukung oleh pelbagai temuan secara bertahap.

7.     John Ambrose Fleming pada tahun 1904 menemukan bahwa tabung audion dapat digunakan sebagai receiver nirkabel bagi teknologi radio ini. Para ilmuwan mengembangkan tabung hampa udara yang bisa melacak dan memperkuat sinyal radio. Penemu AS Dr. Lee De Forest mematenkan tabung elektron yang terdiri dari tiga elemen (triode audion) tahun 1907, yang kemudian menjadi elemen penting dalam penerimaan sinyal radio. Tabung Audion yang diberi nama tabung Lee De Forest ini memungkinkan gelombang suara ditransmisikan melalui sistem komunikasi nirkabel. Namun, gelombang yang dipancarkannya masih terlalu lemah.

8.    Pada 1912 kemampuan penerimaan ini ditingkatkan lagi oleh Edwin Howard Armstrong yang menemukan penguat gelombang radio/radio amplifier. Alat ini bekerja menangkap sinyal elektromagnetik dari transmisi radio dan memberikan sinyal balik dari tabung. Dengan begitu kekuatan sinyal meningkat sebanyak 20.000 kali perdetik. Suara yang ditangkap juga jauh lebih kuat. Penemuan ini kemudian menjadi sangat penting dalam sistem komunikasi radio karena jauh lebih efisien.

Gelombang radio

Frekuensi gelombang radio untuk pengiriman suara

Gelombang radio adalah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik, dan terbentuk ketika objek bermuatan listrik dari gelombang osilator (gelombang pembawa) dimodulasi dengan gelombang audio (ditumpangkan frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalam frekuensi gelombang radio (RF; "radio frequency")) pada suatu spektrum elektromagnetik, dan radiasi elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi elektrik maupun magnetik.

Gelombang elektromagnetik lain yang memiliki frekuensi di atas gelombang radio meliputi sinar gamma, sinar-X, inframerah, ultraviolet, dan cahaya terlihat.

Ketika gelombang radio dikirim melalui kabel kemudian dipancarkan oleh antena, osilasi dari medan listrik dan magnetik tersebut dinyatakan dalam bentuk arus bolak-balik dan voltase di dalam kabel. Dari pancaran gelombang radio ini kemudian dapat diubah oleh radio penerima (pesawat radio) menjadi signal audio atau lainnya yang membawa siaran dan informasi.

Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran menyebutkan bahwa frekuensi radio merupakan gelombang elektromagnetik yang diperuntukkan bagi penyiaran dan merambat di udara serta ruang angkasa tanpa sarana penghantar buatan, merupakan ranah publik dan sumber daya alam terbatas. Seperti spektrum elektromagnetik yang lain, gelombang radio merambat dengan kecepatan 300.000 kilometer per detik. Perlu diperhatikan bahwa gelombang radio berbeda dengan gelombang audio.

Gelombang radio merambat pada frekuensi 100,000 Hz sampai 100,000,000,000 Hz, sementara gelombang audio merambat pada frekuensi 20 Hz sampai 20,000 Hz. Pada siaran radio, gelombang audio tidak ditransmisikan langsung melainkan ditumpangkan pada gelombang radio yang akan merambat melalui ruang angkasa. Ada dua metode transmisi gelombang audio, yaitu melalui modulasi amplitudo (AM) dan modulasi frekuensi (FM).

Meskipun kata 'radio' digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan alat penerima gelombang suara, namun transmisi gelombangnya dipakai sebagai dasar gelombang pada televisi, radio, radar, dan telepon genggam pada umumnya.

Penggolongan Gelombang Radio menurut Frekuensi

1.         Frekuensi Rendah (LF)

Memiliki frekuensi 30 KHz s/d 300 KHz. Panjang gelombang 1500 M. Biasa digunakan untuk radio gelombang panjang dan komunikasi jarak jauh.

2.         Frekuensi Sedang (MF)Memiliki frekuensi 300 KHz s/d 3 MHz. Gelombang Radio berfrekuensi sedang biasa digunakan untuk sistem komunikasi. Gelombang ini memiliki panjang 300 M. Gelombang ini tidak bisa menembus atmosfer, bahkan pada bagian Ionosfer gelombang tersebut justru dipantulkan kembali sehingga informasi yang dibawa gelombang bisa menuju tempat yang jauh dari pemancar.

3.         Frekuensi Tinggi (HF)

Memiliki frekuensi 3 MHz s/d 30 MHz. Panjang dari gelombang ini adalah 30 M. Biasa digunakan untuk radio komunikasi jarak pendek, radio amatir, CB.

4.         Frekuensi Sangat Tinggi (VHF)

Memiliki frekuensi 30 MHz s/d 300 MHz. Panjang gelombang adalah 3 M. Gelombang tidak dapat dipantulkan oleh Ionosfer. Sehingga memiliki jangkauan yang sempit. Dan cocok digunakan untuk komunikasi antar satelit. Agar gelombang ini bisa berjangkauan jauh maka perlu stasiun penghubung (Relai). Biasa digunakan untuk Radio FM, Komunikasi Polisi, Pelayanan Darurat.

5.         Frekuensi Ultra Tinggi (UHF)

Memiliki frekuensi 300 MHz s/d 3 GHz. Panjang gelombang adalah 30 Cm. Gelombang tidak dapat dipantulkan oleh Ionosfer. Sehingga memiliki jangkauan yang sempit. Dan cocok digunakan untuk komunikasi antar satelit. Agar gelombang ini bisa berjangkauan jauh maka perlu stasiun penghubung (Relai). Biasa digunakan untuk Komunikasi Televisi.

6.         Frekuensi Super Tinggi (SHF)

frekuensi diatas 3 GHz. Panjang gelombang adalah 3 Cm. Biasa digunakan untuk radar, komunikasi satelit, telepon, saluran televisi.

Menurut Panjang Gelombang

1.    Gelombang Panjang (1500 M)
2.    Gelombang Sedang (300 M)
3.    Gelombang Pendek (30 M)
4.    Gelombang Sangat Pendek (3 M)
5.    Gelombang Ultra Pendek (30 Cm)
6.    Gelombang Mikro (3 Cm)

Radio Satelit

Radio satelit mentransmisikan gelombang audio menggunakan sinyal digital. Berbeda dengan sinyal analog yang menggunakan gelombang kontinyu, gelombang suara ditransmisikan melalui sinyal digital yang terdiri atas kode-kode biner 0 dan 1. Sinyal ini ditransmisikan ke daerah jangkauan yang jauh lebih luas karena menggunakan satelit. Hanya saja siaran radio hanya dapat diterima oleh perangkat khusus yang bisa menerjemahkan sinyal terenkripsi. Siaran radio satelit juga hanya bisa diterima di tempat terbuka dimana antena pada pesawat radio memiliki garis pandang dengan satelit pemancar. Radio satelit hanya bisa bekerja yang tidak memiliki penghalang besar seperti terowongan atau gedung. Oleh karena itu perangkat radio satelit banyak dipromosikan untuk radio mobil. Untuk mendapat transmisi siaran yang baik, perlu dibuat stasiun repeater seperti di Amerika agar kualitas layanan prima.

Perangkat yang mahal (karena menggunakan satelit) membuat sistem ini komersil. Pendengar harus berlangganan untuk dapat mendengarkan siaran radio. Meskipun begitu kualitas suara yang dihasilkan sangat jernih, tidak lagi terdapat noise seperti siaran radio konvensional. Selain itu sebagian besar isi siaran juga bebas iklan dan pendengar memiliki jauh lebih banyak pilihan kanal siaran (lebih dari 120 kanal).

Perusahaan penyedia satelit radio dunia adalah Worldspace yang melayani siaran radio satelit di Amerika, Eropa, Asia, Australia, dan Afrika. Worldspace memiliki tiga satelit yang melayani wilayah berbeda. Di Indonesia, samapai tahun 2002 Worldspace telah bekerja sama dengan RRI, Radio trijaya, Borneo Wave Channel (Masima Group), goindo.com dan Kompas Cyber Media sebagai pengisi konten layanan radio satelit dengan menggunakan satelit Asia Star.

Podcast

Podcast adalah jenis media digital yang terdiri dari serangkaian episodik audio yang radio , video yang , PDF , atau ePub file berlangganan dan download melalui sindikasi web atau streaming online ke komputer atau perangkat mobile. Kata adalah kata baru yang berasal dari "broadcast" dan "pod" dari keberhasilan iPod , sebagai podcast sering mendengarkan pada pemutar media portabel . Dalam konteks perangkat Apple, istilah "Podcast" mengacu pada audio dan versi video podcast, sedangkan versi tekstual podcast diklasifikasikan ke dalam aplikasi yang dikenal sebagai Newsstand .

Daftar semua file audio atau video saat ini terkait dengan serangkaian diberikan dipertahankan terpusat pada distributor Server sebagai web feed , dan pendengar atau pemirsa mempekerjakan khusus klien aplikasi perangkat lunak , yang dikenal sebagai podcatcher , yang bisa mengakses web feed, memeriksa untuk update, dan download file baru dalam seri. Proses ini dapat diotomatisasi sehingga file baru di-download secara otomatis, yang mungkin tampak kepada pengguna sebagai jika konten ini disiarkan atau "mendorong" kepada mereka. File disimpan secara lokal pada pengguna komputer atau perangkat lain yang siap untuk secara offline menggunakan, memberikan akses mudah dan nyaman untuk konten. Podcasting kontras dengan webcasting ( Internet streaming ), yang umumnya tidak dirancang untuk offline mendengarkan pengguna memilih konten.

Seperti dibahas oleh Richard Berry, Podcasting merupakan sebuah media konvergensi menyatukan audio, web dan media player portabel , dan teknologi mengganggu yang telah menyebabkan beberapa dalam bisnis radio untuk mempertimbangkan kembali beberapa praktek-praktek dan prasangka tentang penonton, konsumsi, produksi dan distribusi . Gagasan disruptiveness sebagian besar karena tidak ada satu orang memiliki teknologi, ia bebas untuk mendengarkan dan membuat konten, yang berangkat dari model tradisional 'gerbang-terus' media dan alat produksi. Hal ini sangat banyak bentuk media yang horisontal:. produsen adalah konsumen dan konsumen menjadi produsen dan terlibat dalam percakapan dengan satu sama lain.

Nyayu Yuliantari

Jurnalistik/4/C

UIN SGD Bandung

Pengertian Media Online

Pengertian Media Online

Media Online adalah sebutan umum untuk sebuah bentuk media yang berbasis telekomunikasi dan multimedia (baca-komputer dan internet). Didalamnya terdapat portal, website (situs web), radio-online, TV-online, pers online, mail-online, dll, dengan karakteristik masing-masing.

Jenis-Jenis Media Online

Media online berupa situs berita bisa diklasifikasikan menjadi lima kategori:

a. Situs berita berupa "edisi online" dari media cetak surat kabar atau majalah.

b. Situs berita berupa "edisi online" media penyiaran radio.

c. Situs berita online" murni yang tidak terkait dengan media cetak atau elektronik.

d. Situs "indeks berita" yang hanya memuat link-link berita dari situs berita lain.

Dari sisi pemilik atau publisher, jenis-jenis website dapat digolongkan menjadi enam jenis:

- News organisation website: situs lembaga pers atau penyiaran

- Commercial organization website: situs lembaga bisnis atau perusahaan

- Website pemerintahan

- Website kelompok kepentingan (interest group)

- Personal website (blog)

Karaktersitik Media Online

-          Kecepatan (aktualitas) informasi

Kejadian atau peristiwa yang  terjadi di lapangan dapat langsung di upload ke dalam situs web media online ini, tanpa harus menunggu hitungan menit, jam atau hari, seperti yang terjadi pada media elektronik atau media cetak. Dengan demikian mempercepat distribusi informasi ke pasar (pengakses), dengan jangkauan global lewat jaringan internet, dan dalam waktu bersamaan .dan umumnya informasi yang ada tertuang dalam bentuk data dan fakta bukan cerita.

-          Adanya pembaruan (updating) informasi

Informasi disampaikan secara terus menerus, karena adanya pembaruan (updating)informasi. Penyajian yang bersifat realtime ini menyebabkan tidak adanya waktu yang diiistemewakan (prime time) karena penyediaan informasi berlangsung tanpa putus, hanya tergantung kapan pengguna mau mengaksesnya.

-          Interaktivitas

Salah satu keunggulan media online ini yang paling membedakan dirinya dengan media lain adalah fungsi interaktif. Model komunikasi yang digunakan media konvensional biasanya bersifat searah (linear) dan bertolak dari kecenderungan sepihak dari atas (top-down).

-          Personalisasi

Pembaca atau pengguna semakin otonom dalam menentukan informasi mana yang ia butuhkan. Media online memberikan peluang kepada setiap pembaca hanya mengambil informasi yang relevan bagi dirinya, dan menghapus informasi yang tidak ia butuhkan. Jadi selektivitas informasi dan sensor berada di tangan pengguna (self control).

-          Kapasitas muatan dapat diperbesar

Informasi yang termuat bisa dikatakan tanpa batas karena didukung media penyimpanan data yang ada di server komputer dan sistem global. Informasi yang pernah disediakan akan tetap tersimpan, dan dapat ditambah kapan saja, dan pembaca dapat mencarinya dengan mesin pencari (search engine).

-          Terhubung dengan pengguna lain (hyperlink)

Setiap data dan informasi yang disajikan dapat dihubungkan dengan sumber lain yang juga berkaitan dengan informasi tersebut, atau disambungkan ke bank data yang dimiliki media tersebut atau dari sumber-sumber luar. Karakter hyperlink ini juga membuat para pengakses bisa berhubungan dengan pengakses lainnya ketika masuk ke sebuah situs media online dan menggunakan fasilitas yang sama dalam media tersebut, misalnya dalamchatroom, lewat e-mail atau games.

Nyayu Yuliantari

Jurnalistik/4/C

UIN SGD Bandung